Kamis, 14 Mei 2009

sharing jokam

Pendahuluan

Alhamdulilahirobbil’ alamin segala puji dan syukur kita panjatkan kehadirat Alloh Subhanahu wata’ala atas segala kenikmatan yang Alloh limpahkan kepada kita semua. Yang mungkin nikmat itu sering kali kita tidak sadari namun sungguh besar nikmat yang telah Alloh berikan kepada kita. Sholawat dan salam semoga tetap tercurahkan kepada junjungan kita Nabi besar Muhammad Sholllallohu ‘alaihi wassalam, ke;uarga dan shohabat-shohabatnya.

Perkembangan teknologi dan informasi yang semakin pesat membawa kemajuan dalam perkembangan jaman. Banyak kemudahan akibat dari kemajuan-kemajuan baik dari bidang ilmu pengetahuan , teknologi, maupun informasi dalam hal ini kehidupan manusia menjadi lebih mudah akibat adanya kemajuan-kemajuan diaatas.

Namun hal itu bertolak belakang bila kita melihat dari kacamata agama, jaman bila dilihat dari kacamata dunia semakin maju namun dari sisi agama maka semakin mundur. Hal ini dapat dilihat dari kerusakan-kerusakan yang terjadi sebagai tanda-tanda dunia semakin dekat dengan hari akhir. Kerusakan moral di kalangan manusia, maraknya perzinahan, banyaknya maksiat-maksiat dianggap sebagai suatu nikmat dan dosa dianggap biasa oleh kalangan banyak manusia.

Namun apakah hal tersebut kita biarkan tanpa ada upaya untuk mencegah hal itu semua. Tentu saja walaupun jaman secara dalil semakin rusak namun kita tidak boleh begitu saja menerima begitu saja dan membiarkan diri kita atau ikut berkontribusi terhadap kerusakan akhir jaman. Dunia boleh semakin rusak namun kita harus tetap bisa meningkatkan kualitas diri kita baik dari sisi keilmuan, keimanan, maupun ketakwaan.

Pembahasan
Penjagaan hubungan antara lawan jenis

Salah satu dari tanda-tanda kerusakan akhir jaman adalah merebaknya perzinahan, sudah bukan rahasia umum lagi di kalangan masyarakat secara umum walaupun mengutuk segala bentuk perzinahan namun pada kenyataanya seperti menganggap lumrah perzinahan itu sendiri. Banyak kalangan remaja yang terjerumus dalam perzinahan akibat dari pemahaman mereka tentang agama yang kurang kuat dan persepsi yang salah tentang zina itu sendiri.
Dalam Al Qur’an Alloh menegaskan :

Dan janganlah kalian mendekati zina , sesungguhnya zina itu adalah sesuatu yang keji dan suatu jalan yang buruk (surat al-isro’ ayat 32)

Larangan diatas sudah tegas bahkan dengan kalimat “Dan janganlah kalian mendekati zina” disinilah kita dapat melihat untuk mendekatinya saja sudah dilarang bagaimana melakukannya. Banyak remaja yang yang terjerumus dalam perzinahan kerena menganggap remeh hal ini, mereka malah seakan-akan berlomba-lomba untuk mendekati perzinahan. Tiap malam minggu mereka keluar dengan pasangan mereka, mencari tempat yang sepi dan gelap dan kemudian atas nama cinta mereka melakukan perzinahan yang padahal hawa nafsu lah yang mendorong mereka.Selain itu pemahaman masyarakat yang tidak benar terhadap pelaku zina, bila ada pelaku zina dan akhirnya terjadi kehamilan maka menikah seakan-akan menjadi jalan keluar. Padahal menurut agama bila pelaku zina belum menikah maka mereka harus didera 100 kali lalu keduanya diasingkan dan mereka tidak boleh menikah selamanya.

Kita yang sudah mengetahui hal tersebut tentunya harus lebih waspada. Kerena zina merupakan salah satu jalan iblis laknat jahanam untuk mengajak manusia ke nereka bersama mereka. Kita sadari juga dalam hubungan lawan jenis ada hal-hal yang harus dihindari untuk menjegah dari perbuatan zina tersebut. Dan zina pun tidak hanya zina farji namun ada jenis-jenisnya yang walaupun ringan namun hal tersebutlah yang bisa mengarah pada dosa besar.
Adapun zina yang mampu mengarah pada dosa besar(zina farji) adalah zina mata, hati dan pikiran, tangan maupun kaki. yang sering kali kita menganggap remeh hal itu semua namun bila kita terus meremehkan bukan tidak mungkin bahwa dosa besar itu dapat terjadi pada kita.

Ada batasan-batasan dalam hal ini, dalam hal ini Rosul berpesan pada Ali :

Hai Ali, jangan sampai pandangan yang satu mengikuti pandangan yang lainnnya. Kamu hanya boleh pada pandangan pertama adapun yang berikutnya tidak boleh.( riwayat abu dawud)

Maka kita tidak boleh begitu saja melepaskan pandangan menjadi liar,kita hanya boleh memandang lawan jenis tanpa unsure kesengajaan dan tidak boleh berlebihan. Bagaimana kita bisa merasakan manisnya keimanan bila pandangan mata kita tidak bisa kita jaga, maka sebab itulah kita harus bisa semaksimal mungkin pelanggaran yang bisa dilakukan oleh mata.

Perasaan yang bergejolak pada kaum remaja terhadap lawan jenis memang tidak bisa dihindari atau dihilangkan begitu saja, hal tersebut adalah manusiawi. Namun apakah tidak ada batasan-batasan terhadap gejolak yang dialami sehingga hal tersebut menjadi celah untuk iblis. Mungkin kita pernah mengagumi lawan jenis entah kerena kesolehannya, ketampanan maupun kecantikannya maupun dari kesederhanaannya. Lalu dari rasa kagum itu berkembang ke tingkatan yang lebih tingggi hingga ke tingkat akut( berdasar pengalaman kawan-kawan) yaitu :
1. terbayang selalu wajahnya
2. jantung berdebar keras
3. timbul khayalan-khayalan aneh(bisa apa saja)
4. dan lain sebagainya(tanyakan kawan untuk informasi lebih lanjut)

tentunya khayalan-khayalan semu itulah yang bisa menjadi zina hati maupun pikiran, sehingga membuat tidak khusyuk dalam beribadah. Tentunya hal ini berbahaya bila dibiarkan.
Untuk itulah bila gejolak itu muncul maka perbanyaklah istighfar dan taqorrub ilalloh. Seperti dalam firman Alloh :

…Ingatlah dengan dzikir kepada Alloh menjadikan tenangnya hati.(surat ar ro’du ayat 28)

Untuk itulah hal-hal kecil tersebut jangan pernah sekali-kali meremehkan kerena dari hal yang kecil bisa menjadi sesuatu yang besar.

Selain itu kita harus mengetahui bahwa jangan sampai cinta kita terhadap apapun atau siapapun mengalahkan cinta kita terhadap Alloh dan nabi-Nya.

Ada tiga perkara, orang yang tiga perkara itu ada dalam dirinya maka dia akan mendapatkan manisnya iman yaitu : 1. orang yang Alloh dan Rosul-Nya lebih dicintai olehnya daripada selain keduanya,2.







































Ketika saat itu tiba

Wahai bidadariku
Mungkin kini kau belum hadir dalam kehidupanku
Tuk menemani jasadku yang yang lelah,
Dan menghibur kepenatan ketika berjuang di jalan-Nya

Namun ku yakin akan hadirmu
Walau fisikmu tak bisa menemaniku
Akh… ku tak mau pesona fisik menggotori segala niat suci ini

Sebelum saat itu tiba
Ku ingin menjaganya tetap sederhana
Tanpa dikotori ambisi akan keelokan fisik, harta maupun mulianya akan keturunan
Biarlah niat suci ini yang menjadi factor dominan

Agar esok bila kusanding dirimu
Kita kan menggapai kemulian yang telah Alloh janjikan
Amie..nn


Menjaga hati

Dalam hati ini
Yang dipenuhi akan segala kerinduan
Akan kerinduan takdir Alloh yang akan menyatukan kita

Duhai penjaga hatiku
Dalam bayangan mataku
Wujudmu tak tergambar jelas
Asalmu pun ku tak berani membayangkan

Hanya satu yang kutahu
Bahwa Dia akan menyiapkan rencana hebat untuk kita

Hingga saatnya tiba maka
Ku kan tetap menjaga hati ini
Agar tak sembarang yang memasukinya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

tulis komentar dengan sopan